orang minang di istana majapahit?

“…..orang Minang sebenarnya masih saudara sedarah dengan orang Jawa,” kata seorang tua Minang sambil menautkan telunjuk tangan kanan dan kiri untuk menunjukkan hubungan yang sangat erat. Pak tua itu menambahkan, “dulu ada putri Minang yang jadi permaisuri raja Jawa”. Saya tanya, siapa nama raja itu? Pak tua bilang,”saya kurang tahu, karena saya juga cuma dengar dari orang tua-tua dulu waktu saya masih kecil. Kalau anak muda sekarang mana tahu”.

Saya jadi penasaran dengan cerita pak tua di kontrakan saya di Bukittinggi. Lalu waktu saya ke daerah Sijunjung mengecek lokasi tower BTS yang mau dikerjakan, saya mampir ke salah satu orang yang dituakan di kampung itu.  Ngobrol-ngobrol sana-sini, lalu orang itu juga cerita bahwa orang Minang dan orang Jawa sesungguhnya saudara. Dulu ada bangsawan Jawa yang jadi raja di tanah Minang, beristrikan orang Minang. Hm…versinya sedikit beda dengan versi pak tua di Bukittinggi itu. Jadi tambah penasaran, bagaimana sih mitos yang sebenarnya?

Setelah mencari, lalu saya nemu ceritanya, salah satu versinya begini:

Alkisah, dahulu kala kerajaan Singasari mengirim pasukan ekspedisi Pamalayu ke negeri-negeri Melayu. Ketika pasukan ekspedisi itu kembali ke Jawa, Singasari sudah runtuh dan Majapahit baru berdiri beberapa hari. Pasukan ekspedisi itu juga membawa dua orang puteri Melayu bernama Dara Pethak dan Dara Jingga. Dara Pethak  kemudian diperisteri raja Kertarajasa Jayawardhana, raja pertama Majapahit. Sebelumnya, Kertarajasa sudah punya 4 isteri tetapi hanya punya 2 anak perempuan. Kemudian dengan Dara Pethak lahirlah anak laki-laki dinamai Kalagemet yang kemudian menjadi putera mahkota.

Gajah Mada waktu muda punya teman karib dari tanah Melayu, namanya Adityawarman, anak bangsawan Melayu yang lahir di Siguntur, dekat negeri Sijunjung.  Ia dikirim untuk belajar ke Majapahit karena punya hubungan darah dengan Dara Pethak, permaisuri Kertarajasa.

Sepeninggal Kertarajasa, Kalagemet naik tahta jadi raja bergelar Jayanegara. Pada tahun 1325 Jayanegara mengutus Adityawarman ke Tiongkok.  Pada tahun 1332, Adityawarman diutus lagi ke Tiongkok oleh Tribhuwana Tungga Dewi, pengganti Jayanegara. Tribhuwana adalah adik Jayanegara, naik tahta karena Jayanegara tidak punya anak.

Adityawarman adalah pemuda yang cakap dan setia pada raja, wawasannya luas. Adityawarman mengilhami Gajah Mada untuk mempersatukan nusantara. Adityawarman juga berjasa membantu Gajah Mada mengatasi pemberontakan Sadeng, sehingga tak lama kemudian Gajah Mada diangkat jadi patih mangkubumi menggantikan Arya Tadah yang sudah tua.

Adityawarman pernah berpangkat wreddamantri (menteri senior), setingkat penasihat perdana menteri. Tahun 1343 Adityawarman mendapat gelar Arya Wangsadireja, lalu mendirikan candi Jago dekat Malang sebagai ucapan terima kasih. Beberapa tahun kemudian naikpangkat dan bergelar Sang Dewa Raja.

Sementara itu, Hayam Wuruk tumbuh dewasa menjadi anak baik dan menunjukkan kecerdasan sebagai calon pemangku tahta. Adityawarman merasa yakin Hayam Wuruk kelak mampu memegang tampuk kekuasaan Majapahit. Adityawarman merasa dirinya sudah cukup mengawal mahkota Majapahit, lalu minta diri pulang ke negeri asalnya di Minangkabau.

Tiba di Sijunjung, tahun 1347 Adityawarman dinobatkan menjadi Datuk Sri Maharaja Diraja. Ia lalumemindahkan istana dari Sijunjung ke daerah kaki gunung Merapi di tepi Batang Bengkawas (Pagaruyung). Ia kemudian mengembangkan sayapnya ke semenanjung Malaya sampai Malaka, dan menyatakan diri setia dan bersahabat dengan Majapahit.

Sampai sekarang di Pagaruyung masih ada perbedaan pendapat apakah Adityawarman itu raja Minangkabau atau hanya raja Pagaruyung. Sebab, pada waktu itu yang dirajakan di Limo Kaum, Pariangan, dan Tanah Datar lainnya, adalah Datuk Parpatih Nan Sabatang dan Datuk Katamanggungan. Adityawarman tak lebih seorang sumando (suami dari orang minangkabau).  Mana yang benar?

30 desember 2010

related topic:

the malinkundang

ranah minang

@ ranah minang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s